rs45
Sejarah RSUD 45 Kuningan
Keberadaan Ruamah Sakit Umum Daerah 45  Kuningan dimulai dari pendirian bangunan berupa  Garnisun. Awal pendirian dimulai jaman penjajahan belanda antara tahun 1920 sampai 1943 dan tidak terlepas dari keterkaitannya dengan Rumah Sakit Umum Sumedang. Pemerintah penjajahan Hindia Belanda lebih dahulu mendirikan Rumah Sakit Sumedang sebagai rumah sakit rujukan dari Garnisun wilayah Cirebon, Majaengka dan Kuningan.
Garnisun Kuningan didirikan tahun 1920 oleh Tentara Hindia Belanda, terletak di pusat kata kuningan, tujuajn didirikan garnisun untuk mengurusi kesehatan para tentara penjajah, para pejuang Indonesia dan masyarakat sekitar Wilayah Kuningan. Dalam menjalankan fungsinya Pemerintah Penjajahan Belanda, menempatkan seorang dokter yang bernama dr. Djoendjunan merupakan dokter militer pemerintahan penjajah samapai dengan dibubarkan sekitar tahun 1932.
Sekalipun dibubarkan, garnisun it uterus berfungsi yang dilaksanakan oleh seorang Mantri Kesehatan dan dibantu oleh seorang petugas Administrasi. Melihat hal itu pemerintah Penjajah Belanda menugaskan kembali seorang dokter bernama dr. Gardoen dari rumah sakit yang berada dibndung dengan berkunjung secara periodic setiap hari selasa dan rabu.
Dr. Gardoen bertugas sampai tahun 1943 kemudian Regenchapt Pemerintahan Penjajah Belanda menugaskan pengganti dr. Gardoen dengan dr. M. Djunaedi, kemudian pada tahun 1935 Regenchapt Pemerintahan Mengangkat secara penuh dr. Gardoen untuk bertugas di Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan.( sekarang RSUD 45 Kuningan)
Sejak saat itu Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan dapat berfungsi secara penug dengan menambah beberapa pegawai sesuai kebutuhan. Dokter Gardoen bertugas sampai 1941 dan digantikan oleh dr. Sanusi.
Pada tahun 1945 Intitusi Dinas Kesehatan Kuningan membantu mengembangkan Pusat Kesehatan Kuningan dengan melakukan perluasan bangunan, dengan keterbatasan dana pada saat itu tetap memberikan pelayanan kesehatan terhadap tentara pejuang Revolusi untuk merebut Kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Pada saat Agresi Pemerintahan Belanda I trjadi, Pusat Kesehatan Kuningan dibubarkan Pemerintah Penjajahan Belanda, semua pegawai diungsikan dan Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan dijadikan Barak Tentara Belanda yang sekaligus tempat memberikan perawatan kepada para Tentara Belanda sampai berakhirnya Agresi I.
Setelah Agresi I berakhir Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan difungsikan kembali, pegawainya dapat memberikan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakt disekitarnya. Setelah masa perjuangan kemerdekaan dsn serangan Agresi Belanda II berakhir Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan terus berkembang dan pegawainya ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Setelah dibentuknya Pemerintahan Kabupaten Kuningan pada tahun 1964, Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan  ditingkatkan setatusnya menjadi Rumah Sakit Pemerintahan Kabupaten Kuningan (RSUD). Sehingga tugas dan fungsinya semakan diperbesar, terlebih Pemerintah Pusat republic Indonesia mengharuskan setiap Kabupaten mempunyai Rumah Sakit sebagi pusat pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dengan ditetapkannya Pusat Pelayanan Kesehatan Kuningan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemerintah Kabupaten Kuningan pada tahun 1964, maka Nama RSUD 45 Kuningan resmi menjadi rumah sakit milik pemerintah.
Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan (RSUD 45 Kuningan) resmi menjadi Rumah Sakit Milik Pemerintah Kabupaten Kuningan Tahun 1964 bulan September berdekatan dengan hari jadi kota kuningan. Pada tahun 2012 Rumah Sakit 45 Kuningan lulus terakreditasi 12 pelayanan dari komisi sertifikasi rumah sakit (KARS) berdasarkan surat keputusan KARS : SERT/2040/1/2012 yang berlaku dari 3-1-2012 s/d 3-1-2015.
RSUD 45 Kuningan sebagai Rumah Sakit Daerah dengan klasifikasi klas B ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor Hk.03.01/392/2009 dan perubahan pola tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2011.

STRUKTUR ORGANISASI

struktur
Susunan Organisasi

    1. Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keungan, yang membawahkan ;
  • Kepala Bagian Umum dan Sumber Daya Kesehatan (SDK), yang membawahkan ;
    • Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Sumber Daya Kesehatan (SDK)
    • Kepala Sub Bagian Kesekretariatan dan Rumah Tangga
    • Kepala Sub Bagian Perlengkapan
  • Kepala Bagian Keuangan yang membawahkan ;
    • Kepala Sub Bagian Perbendaharaan
    • Kepala Sub Bgaian Verifikasi dan Akuntansi
    • Kepala Sub Bagian Penerimaan Pendapatan
  • Kepala Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan yang membawahkan;
    • Kepala Sub Bagian Perencanaan
    • Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan
  1. Wakil Direktur Pelayanan, yang membawahkan ;

2.1 Kepala Bidang Pelayanan, yang membawahkan ;

2.1.1 Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis

2.1.2 Kepala Sub Bidang Penunjang Medis

2.1.3 Kepala Sub Bidang Rekam Medis dan Sistem Informasi Kesehatan

2.2 Kepala Bidang Perawatan, yang membawahkan ;

2.2.1 Kepala Sub Bidang Asuhan & Penunjang Pelaksana Keperawatan

2.2.2 Kepala Sub Bidang  Etika & Mutu Pelayanan Keperawatan

  1. Instalasi Pelayanan Medis dan Penunjang Medis
    1. Instalasi Rawat Inap

      1. Ruang Perawatan Anak
      2. Ruang Perawatan Bedah
      3. Ruang Perawatan Dalam
      4. Ruang VIP

  1. Instalasi Rawat Jalan
    1. Klinik Anak
    2. Klinik Penyakit Dalam
    3. Klinik Kebidanan dan Kandungan
    4. Klinik THT
    5. Klinik Mata
    6. Klinik Penyakit Kulit dan Kelamin
    7. Klinik Jiwa
    8. Klinik Gigi dan Mulut
    9. Klinik Syaraf
    10. Klinik Jantung
    11. Klinik Orthopedi
    12. Klinik Bedah
    13. Klinik Paru
    14. Klinik Bedah Syaraf
    15. Klinik Urologi
    16. Klinik Anastesi
    17. Klinik Thalasemia
    18. Klinik Edelwiss
  2. Instalasi Gawat darurat
  3. Instalasi Bedah Sentral
  4. Instalasi Anastesi
  5. Instalasi Intensiv
  6. Instalasi Reproduksi Berbantu
  7. Instalasi Rehabilitasi Medis
  8. Instalasi Pemulasaran Jenazah
  9. Instalasi Laboratorium
  10. Instalasi Farmasi
  11. Instalasi Radiologi
  12. Instalasi Pemasaran Sosial dan SIM RSU
  13. Instalasi Laundry
  14. Instalasi Sanitasi
  15. Instalasi Diklat
  16. Instalasi Pendidikan dan Pelatihan
  17. Instalasi CSSD
  18. IPSRS
  19. Instalasi Gizi
  20. Instalasi Administrasi Pasien
  21. Unit Hemodialisa
  22. Unit PKRS
Specialized Health Need
We’re Setting the Excellence in Health & Clinical Care
We offer comprehensive medical facilities to outbound and inbound patients, and we are very proud of every achievement of our patients for recovery
Emergency

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

Eye Specialist

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

Heart Specialist

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

Disabled

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

Robot Therapy

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

Dental Care

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, Lorem Ipsum has been the industry's...

about-bg1
RSUD 45 Kuningan
Berpengalaman dalam Pelayanan Lebih dari 57 tahun
Visi
Rumah Sakit  Yang Bermutu dan Pilihan Utama Masyarakat
Misi
  1. 1.  Memberikan Pelayanan Yangn Bermutu Sesuai Standar  Yang Dikemas Dengan Sikap Santun;
  2. 2. Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi SDM;
  3. 3. Mengembangkan Luas Lahan , Fasilitas Pelayanan dan Bangunan Rumah Sakit yang Aman dan Nyaman;
  4. 4. Meningkatkan Ketersediaan PeralatanKesehatan dan Kedokteran yang Sesuai ;
  5. 5. Meningkatkan Keselamatan Pasien
  6. 6. Meningkatkan Kerjasama Kemitraan Dengan Pihak Ketiga;
Moto

Kesembuhan anda adalah kebahagiaan kami

Nilai – nilai yang dikembangkan terangkai dalam kata “EMPAT LIMA”, yang mengandung makna :

E

Empati”

M

Manusiawi”

P

Profesional”

A

Aman dan nyaman”

T

Tanggung Jawab”

L

Lingkungan yang Asri”

I

Ikhlas dalam melayani”

M

Melayani dengan santun”

A

Amanah”


FALSAFAH :

“Melayani dengan hati, bertindak dengan logika”
Lihat Semua Pelayanan
Buat Perjanjian
(0232) – 871885